Segala puji bagi Allah tuhan seluruh alam shalawat serta salam semoga untuk utusan yang paling mulia junjungan kita Muhammad dan untuk seluruh keluarganya dan sahabatnya.

setelah itu ini adalah dasar-dasar utama dan kaidah-kaidah pondasi tentang ilmu musthalah hadis yang wajib bagi para pemula dalam fan ini, dengan cara yang mudah. Aku tulis untuk para pemula belajar dari teman-teman kita para pencari ilmu yang mulia.

aku meminta kepada Allah agar memberi manfaat kitab ini, dan menjadikan amal-amal kita ikhlas karena zatnya yang mulia, cara agar Allah membukakan kita seperti pembukaan orang-orang yang yang Arif.

dan rahmat Allah dan salamnya semoga untuk junjungan kita Muhammad beserta keluarganya dan sahabatnya.

 

 

ilmu hadis diucapkan untuk dua makna.

pertama diucapkan untuk penukilan dan riwayat sesuatu yang disandarkan kepada rasul, atau penukilan sesuatu yang disandarkan pada sahabat atau tabiin.

ini yang dinamakan ilmu hadis secara riwayat.

yang kedua diucapkan untuk suatu cara atau metode yang diikuti dalam cara sambungnya hadist, dari segi keadaan para perawinya, kecerdasan dan keadilan, dan dari segi keadaan sanad, sambungnya dan putusnya.

dan ilmu hadis dengan makna ini yaitu yang diketahui dengan ilmu hadits dirayah.

 

ilmu hadis secara riwayat

yaitu ilmu yang mengandung terhadap penukilan dan riwayat sesuatu yang disandarkan pada rasul. dan sabda-sabda beliau yang beliau ucapkan. atau perbuatan beliau yang beliau lakukan. atau pengakuan-pengakuan beliau maksudnya sesuatu yang dilakukan di hadapan beliau lalu beliau mengakui. atau sifat-sifat beliau maksudnya akhlak dan perjalanan beliau sebelum diutus dan setelahnya. Atau penukilan sesuatu yang disandarkan pada sahabat atau tabiin.

pembahasannya yaitu diri Rasulullah dari segi ucapan-ucapan perbuatan-perbuatan dan pengakuan.

faedahnya: peduli akan menjaga sunnah nabawiyyah dan mengetahuinya dan menyebarkannya di antara orang-orang Islam. dan dalam hal tersebut ada sebuah faedah akan keutuhannya dan tidak hilangnya.

peletaknya: Muhammad bin muslim bin Ubaidillah bin Abdullah bin syihab az-zuhri wafat tahun 125 Hijriyah dalam kehilafan sayyidina Umar bin Abdul Aziz.

maksudnya beliau adalah orang yang pertama kali membukukan dan mengumpulkan hadis karena perintah Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Karena beliau menulis surat kepada penduduk daerah-daerah : lihatlah apa yang terjadi dari hadis rasulullah atau sunnahnya maka tulislah karena saya takut hilangnya ilmu dan hilangnya ulama.

ilmu hadits dirayah

dan disebut juga ilmu Ushul hadits atau ilmu usul riwayatil hadits atau ilmu musthalah hadis atau dalil ashar.

dan penamaan ini maksudnya mustholah hadits atau atsar yaitu yang paling masyhur dan yang paling jelas, dan yang paling menunjukkan terhadap yang dimaksud, dan disitu tidak ada sesuatu yang samar.

dan al-hafizh Ibnu Hajar berjalan sesuai hal tersebut dan menamai kitab nya yang masyhur nukhbatul Fikar fi Mustholah ahlil atsar.

makna mustolah adalah sesuatu yang disepakati oleh ahli hadits dari kaidah dan dasar.

definisi yang masyhur untuk ilmu musthalah hadis adalah ilmu tentang aturan-aturan yang untuk mengetahui beberapa keadaan sanad dan matan.

penjelasan definisi

Aturan: yang dimaksud adalah sesuatu untuk membatasi bagian-bagian, baik itu berupa definisi atau kaidah

sanad yaitu riwayat yang menyampaikan kepada matan, maksudnya perawi-perawi yang menyampaikan kepada matan hadis, guru dari guru yang lain sampai kepada lafadz hadits, dan riwayat namakan sanad karena bersandarnya para perawi hadits untuk menghukumi hadits.

matan yaitu ucapan dari ujung sanad

isnadnya itu mamberi kabar riwayat matan dan menceritakannya. terkadang sanad dinamakan isnad, dan isnad dinamakan sanad. maka keduanya itu sama.

seperti ucapan imam Bukhari: menceritaiku Musaddad dari Yahya dari Ubaidillah Ibnu Umar dia berkata mencerita iku khubaib bin Abdurrahman dari hafiz bin ashim dari abu Hurairah radhiallahu Anhu dari nabi SAW beliau bersabda: tempat di antara rumahku dan mimbarku adalah pertamanan dari pertamanan surga, dan mimbarku itu di atas telagaku. hadits riwayat Bukhari di kitab keutamaan Madinah.

makam Musaddad dan orang setelahnya sampai abu hurairoh ini yang dinamakan sanad. dan sabda nabi tempat diantara …. sampai akhir hadits ini yang dinamakan matan.

keadaan sanad dan matan adalah sesuatu yang dialami sanad seperti sambung atau putus, tinggi atau rendah, atau lainnya yang akan datang penjelasannya. dan yang di alami matan, seperti marfu’ atau mauquf, syad atau shohih.

ketika kau sudah mengetahui definisi ilmu hadist, selanjutnya hendaknya kau mengetahui meteri, faidah dan peletaknya.

materi hadis adalah perawi dan yang diriwayatkannya, dari sudut diterima dan ditolak.

peletaknya adalah qodli abu muhammad hasan bin abdurrohman bin khollad yang masyhur dengan sebutan romahurmuzi, dia adalah seorang yang pertama kali mengarang di istilah fan ini.

 

 

 

tentang kemuliaan ilmu hadis dan pakarnya ada berapa hadis, yang akan aku sebut yang masyhur:

dari ibn masud ra. bahwa rasulullah bersabda: orang yang paling berhak terhadap saya di hari kiamat adalah yang paling banyak membaca sholawat. HR Tirmidzi. dan menhukumi hasan.

ini adalah kedudukan yang mulia yang husus untuk para perawi hadis, karena tidak diketahui kelompak ulama’ akan bersolwat kepada rasululllah yang lebih banyak dari yang diketahui dari kelompk ini, mereka menkekalkan sebutan nabi dalam majlis mereka, dan mengucapkan salam kepada nabi di mayoritas waktu, di majlis dikir dan dars mereka.

dari ibn masud ra, ia bersabda, saya mendengan rasulullah bersabda: semoga Allah mencerahkan seorang yang mendegar sesuatu dari saya, lalu ia menyampaikannya seperti yang ia dengar, maka banyak orang yang disampaikan yang lebih mengusai dari pada orang yang mendengar. HR Tirmidzi dan ia berkata: Hasan Sohih.

begini nabi menkhususkan mereka dengan sebuah doa yang tidak beliau berikan kepada seorang pun dari umat ini.

Nabi bersabda:membawa ilmu ini orang-orang adil orang akhir, mereka menghilangkang perubahan orang orang yang berlebihan, dan penyelewengan orang-orang yang menghapus, dan penjelasan orang-orang bodoh. HR. Baihaqi di kitab al-Madkhol. Imam Qostollani menyebut dari beberapa riwayatnya hadist ini menjadi hasan.

dan dalam hadis ini ada sebuah penjelasan keadilan ahli hadis

 

 

 

hadis secara bahasa adalah lawan qodim (dahulu)

secara istilah adalah: sesuatu yang disandarkan kepada nabi berupa ucapan atau pekerjaan atau pengakuan, atau disandarkan kepada sahabat atau tabiin

sunnah secara bahasa adalah jalan

secara istilah adalah sesuatu yang di sandarkan kepada nabi berupa ucapan atau pekerjaan atau pengakuan, atau kepada sahabat atau kepada tabiin, maka sunnah menurut ini sama dengan hadis dengan makna yang dahulu. dan dikatakan: hadist itu husus untuk ucapan dan pekerjaan nabi , dan sunnah itu umum.

khobar secara bahasa itu lawan inysa

secara istilah adalah

dikatakan: sama dengan hadis

dikatakan: sesuatu yang datang dari selain nabi, adapun hadis adalah yang datang dari nabi, karena ini, dikatakan bagi orang yang sibuk dengan hadis pakar hadist, dan yang sibuk dengan sejarah atau sepadannya pakar kabar.

dikatakan: hadist lebih husus dari pada khabar, setiap hadis adalah khobar, dan tidak sebaliknya.

atsar secara bahasa adalah sisa rumah dan sepadannya.

secara istilah:

dikatakan: sama dengan hadis. seperti ucapan imam nawawi sesungguhnya ahli hadis menamai hadist marfuk dan mauquf adalah atsar

dikatakan: atsar adalah yang datang dari sahabat, makasudnya atsar dikatakan untuk mauquf. barangkali alasannya bahwa atsar adalah sisa sesuatu, dan khabar adalah sesuatu yang di khabari, dan ketika ucapan sahabat adalah sisa ucapan nabi, dan asal khabar adalah yang dari nabi, maka cocok ucapan sahabat di sebut atsar, da ucapan nabi di sebut khabar.

dengan ini jelas bahwa sunnah, hadis, khabar dan atsar adalah lafadz-lafadz yang sama untuk satu makna, yaitu sesuatu yang disandarkan kepada nabi berupa ucapan atau perbuatan, atau pengakuan, atau sifat, atau kepada sahabat atau kepada tabiin.

dan tanda-tanda riwayat dari rasulullah, sahabat dan tabi’in membantu dan membatasi istilah-istilah ini

 

Hadist Qudsi

nisbat pada quds. quds adalah kebersihan dan kesucian dan hadis qudsi disebut hadis ilahi nisbat pada tuhan, dan hadis robbani nisba pada robb jalla wa Ala.

hadis qudsi menurut istiah adalah: sesuatu yang disandarkan rosulullah kepada tuhannya selain al quran

contohnya

Rosulullah bersabda: Allah berfirman: wahai hamba-hambaku, sesungguhnya aku mengharamkan kedzaliman pada diriku, dan aku menjadikan sebuah perkara yang diharamkan di antara kalian, maka kalian jangan saling mendzalimi.

dan ucapan sahabat: Rasulullah berkata dalam suatu riwayat yang beliau riwayatkan dari tuhannya … seperti ini

dan di namai hadist karena termasuk ucapan rasulullah, dan termasuk cerita beliau dari tuhannya

dan dinamai qudsi, karena beliau menyandarkan kepada tuhan , dari sudut Allah adalah yang berbica, dan Allah di sucian dari sesuatu yang tidak layak baginya

dari mengetahui hakikat hadis qudsi, nampak berbedaan antara hadis qudsi, quran dan hadist nabi